Wow! Harga Bawang Putih Melonjak Saat Bulan Ramadan

DAFTAR Isi : Tampilkan

Lombokterkini.id - Harga bahan pokok untuk bawang putih yang dijual pedagang Pasar Kebon Roek, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menembus Rp100 ribu perkilogramnya. Namun Kenaikan bawang putih tidak hanya terjadi di NTB daerah lain juga mengalami kenaikan setelah ramadan tiba. 

kenaikan Harga Tersebut tanpa sepengatuan mentri pertanian dan Dinas Perdagangan , Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa importir yang sudah bertandatangan untuk harga Rp 25 ribu per kg, apabila tidak komitmen dipastikan untuk diberikan sanksi berat yakni diblacklist. Kementan bersama Satgas Pangan Mabes Polri juga melakukan monitoring harga secara harian untuk menjaga harga pangan selama bulan suci Ramadan.

dipasar Sendiri Kenaikan Bawang Putih sudah terjadi, pedagang melempar harga Rp100 ribu perkilogramnya.

Dari pantauan Antara, tidak sedikit para pedagang di Pasar Kebon Roek menjual bawang putih jenis impor, yang struktur umbinya lebih berisi dibandingkan barang lokal.

Namun harga jual bawang putih di Pasar Kebon Roek, tidak selalu dilepas dengan harga Rp100 ribu. Bila direntang hargakan, bawang putih mulai terjual di kisaran Rp75 ribu perkilogramnya.

Untuk mengatasi lonjakan harga bawang putih di pasar, Dinas Perdagangan NTB telah memesan sebagian kuota bawang putih impor nasional yang kabarnya datang dari Tiongkok sebanyak 84.000 ton.

Masuknya bawang putih produk Tiongkok ini merupakan realisasi dari persetujuan impor yang diberikan Kementerian Perdagangan kepada importir dengan total volume 115.000 ton.

Dengan adanya pasokan impor, Kepala Dinas Perdagangan NTB Putu Selly Andayani berharap harga pasar bawang putih yang saat ini sudah tergolong mahal, bisa kembali normal.

Karena itu, dia sangat berharap pasokan impor bisa segera masuk ke NTB agar dapat menekan inflasi harga pasar bawang putih yang kian melambung tinggi, khususnya di tengah kondisi meningkatnya kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan.

“Kalau harganya dibiarkan terus mengalami kenaikan, tentu bisa memicu inflasi tinggi. Makanya kami menerima masuknya bawang putih impor tersebut,” kata Selly tanpa merinci berapa volume bawang putih impor yang akan masuk pada Ramadhan 1440 Hijriah ke NTB. 

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama