Mengejutkan! Ini Kronologi Balita Dua Tahun Yang Positif Corona di Lombok Barat

DAFTAR Isi : Tampilkan
Benar-benar bikin Mengejutkan dan geger! Kabar itu datang dari Lombok Barat, tepatnya di Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari.

Seorang balita berjenis kelamin laki-laki, berumur dua tahun berinisial HW yang dinyatakan positif terinfeksi virus Korona. Balita ini tidak pernah dibawa ke mana-mana oleh orang tuanya. Dia juga tak pernah kontak dengan pasien positif Korona.
Mengejutkan! Kronologi Balita Dua Tahun di Lombok Barat yang Dinyatakan Positif Corona
Ilustrasi

“HW masuk RSUD Provinsi NTB sebagai pasien pneumonia. Kemudian dilakukan swab dan dirawat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) walaupun tidak ada kontak,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj Ni Made Ambaryati, Minggu (12/4).

Hal ini didasarkan pada aturan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam situasi pandemi ini. Sejak minggu lalu, IDAI sudah meminta semua pasien anak dengan pneumonia berat di daerah dengan transmisi lokal yang dirawat di rumah sakit, dirawat sebagai PDP dan dilakukan swab.

Pertimbangannya karena anak-anak khususnya balita adalah kelompok yang rentan terserang virus. “Dalam keadaan sakit berat, mudah tertumpangi oleh Covid-19. Jadi risiko anak tertular secara epidemiologis yang menjadi dasar pemeriksaan ini,” jelasnya.

Ini yang kemudian membuat pihak RSUD Provinsi NTB melakukan swab kepada HW. “Dan hasil swabnya positif,”.

Saat ini semua pasien anak yang pneumonia juga dilakukan hal yang sama di seluruh Indonesia. Terutama di daerah dengan transmisi lokal. “Pneumonia berat itu salah satu gejala Covid-19. Bahasa sederhananya batuk pilek dan sesak. Bahasa medisnya pneumonia,” jelas Ambar mengenai kemungkinan penyebab terjangkitnya balita dua tahun terpapar korona.

Ambar mengatakan sedang melakukan tracking terhadap sejumlah warga yang telah kontak dengan pasien positif Korona. Baik orang tua, istri, suami, anak, tetangga hingga kerabat empat orang yang positif Korona di Lombok Barat. Mulai dari tracking kontak pasien inisial LAB di Desa Badrain Narmada, AS di Desa Dasan Geria Lingsar, RA di Kecamatan Batulayar, dan HW di Gunungsari.

Total ada 82 warga yang telah melakukan rapid tes. Dengan rincian masing-masing 20 orang di wilayah Kerja Puskesmas Narmada dan Sigerongan, 13 orang di Puskesmas Lingsar, 11 orang di RSUD Awet Muda Narmada, 10 orang di Puskesmas Kediri, lima orang di Puskesmas Penimbung dan satu orang di Puskesmas Pelangan.

Hasilnya sembilan orang dinyatakan reaktif atau memiliki gejala mengarah ke Korona. Hanya saja mesti dilakukan swab untuk memastikannya. “Ya (terindikasi gejala Korona). NR itu nonreaktif, dan R itu reaktif,” jelas Ambar.

Terpisah, Camat Gunungsari Mudasir membenarkan salah satu warganya positif Korona. Warga tersebut diketahui berasal dari Desa Jeringo. “Itu warga kami di Desa Jeringo. Kami belum mengetahui pasti penyebab penularannya. Tapi kami bersama pihak Puskesmas Gunungsari akan melakukan tracking terhadap orang yang pernah kontak termasuk keluarganya,” jelas dia.

Sementara Kepala Desa Jeringo Sahril juga mengaku balita yang dinyatakan positif Korona adalah warganya. Balita tersebut diketahui anak dari warga yang bekerja menjadi buruh bangunan dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah.

“Kami melakukan langkah pengecekan terhadap pihak keluarga yang pernah berhubungan kontak langsung untuk memutus rantai virus. Setelah itu pengetesan darah untuk memastikan mereka terjangkit apa tidak. Serta melakukan isolasi mandiri,” jelas Sahril.

Pemerintah Desa Jeringo juga melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Dusun Limbungan tempat tinggal warga. “Kami berkeyakinan pasien kena (terpapar virus Korona) di luar, bukan di desa,” tandas Sahril.



PASANG IKLAN ANDA DI WEB INI
JASA IKLAN MURAH
Iklan by Lombokterkini.id

NOTE :
Artikel ini adalah hasil Research Tim Lombokterkini.id dari 1001 media Lokal *Lombok dan Nasional *Indonesia. Lihat Artikel asli di Lombokpost.com dengan Judul "Ini Kronologi Balita Dua Tahun asal Gunungsari, Lobar Dinyatakan Positif Korona".

Baca Syarat dan kentuan Kami disini dan Jika ada pengaduan silahkan Kontak kami melalui Email Lombokterkini.id@gmail.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama