Nyongkolan di Jongat Loteng Tanpa Protokol, Polisi Panggil 'Epen Gawe'

DAFTAR Isi : Tampilkan

Nyongkolan di Jongat Loteng Tanpa Protokol, Polisi Panggil 'Epen Gawe'
Nyongkolan di Jongat Loteng Tanpa Protokol, Polisi Panggil 'Epen Gawe'

Video viral kegiatan adat nyongkolan dengan musik tradisional kecimol tak menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Polisi pun langsung memanggil penyengggara acara.  


Dalam video berdurasi 22 menit lebih tersebut, para warga berdesakan sambil berjoget tanpa menggunakan masker dengan diiringi dua grup musik kecimol ternama, sehingga terjadi kerumunan masa yang diduga melanggar protokol kesehatan (Prokes) covid-19.


Informasi yang dihimpun wartawan, kedua mempelai dalam kegiatan nyongkolan itu merupakan warga Dusun Bunperia. Dimana pihak dari keluarga mempelai laki-laki diringi musik kecimol saat menggelar tradisi nyongkolan.


Sedangkan dari pihak perempuan yang akan menyambut kedatangan kedua mempelai juga menggunakan musik kecimol. Sehingga kerumunan masa tidak dapat dihindari dan dinilai melanggar protokol kesehatan.


Polres Jonggat, Lombok Tengah pun langsung memanggil pihak penyelenggara yaitu Epen Gawe (Pihak keluarga kedua Pengantin), kepala desa, kepala dusun, saksi hingga pemilik kecimol. Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho menerangkan saat tersebut sedang dalam penyelidikan. 


Sanksi akan diberikan setelah proses penyelidikan selesai. "Kami akan proses terus. Kami sudah panggil itu semua. Nanti hasil penyelidikan akan kami kaitkan dengan perda dan undang-undang karantina kesehatan Covid-19," katanya.


"Intinya di situasi seperti ini jangan lah kita memikirkan pentingan pribadi," ucapnya lagi.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama