Bejat! Pria di Kayangan KLU P*rkosa Anak Tirinya 14 Tahun Hingga Hamil

DAFTAR Isi : Tampilkan

Ini Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi Pemerkos**n by google image

Seorang pria sekaligus Ayah tiri korban berinisial RH (41) di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, tega menghamili anak tirinya. Di mana usia kandungan korban kini lima bulan. 


RH tega melakukan tindakan menye*ub*hi anak tirinya inisial SM (14) yang masih duduk di bangku SMP. Kapolres Lotara, AKBP Feri Jaya Satriansyah mengatakan, pihaknya telah mengamankan RH dengan bantuan tim Polda Provinsi  Bali, pada tanggal 5 April.


Menurut Feri, pelaku yang kelahiran Lumajang tersebut menyetub*h* anak tirinya sejak tahun 2020 lalu. Hingga saat ini korban diketahui tengah hamil lima bulan akibat perbuatan ayah tirinya. Sebelum aksinya diketahui aparat, terakhir kali RH memaksa korban berhub*ngan b*dan pada 25 Maret 2021. 


“Kejadian itu memang dilakukan RH di kos yang mereka tempati, di Jalan Bedahulu 5 Nomor 10, Kelurahan Paguyangan, Kecamatan Denpasar, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali,” kata Feri.


Kendati tempat kejadian perkara (TKP) di Bali kata Feri, Polres Lotara menangkap tersangka demi keamanan korban yang diketahui saat ini berdomisili di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. 


“Karena khawatir terhadap keselamatan korban, maka segera kami lakukan penangkapan pelaku dan berkoordinasi dengan Polda Bali,” tutur Feri. Kasat Reskrim Polres Lotara, AKP Anton Rama Putra menjelaskan, hasil introgasi awal, RH melakukan perbuatan bej*tnya saat istrinya bekerja. 


Mengetahui ibu korban bekerja di luar rumah, RH pun gelap mata dan melampiaskan n*fsu b*rah*nya terhadap korban. “Kalau tidak memenuhi b*rah*nya, korban diancam oleh pelaku,” ujar Rama.


Aksi itu pun terus dilakukan RH. Sejak bulan September 2020, selama itulah korban bungkam lantaran RH mengancam akan membun*h korban jika berani membuka mulut (bercerita). “Korban ini selalu menolak melayani n*fsu bejat sang ayah tiri. Tapi karena ancaman tersebut, korban terpaksa menurut,” kata Rama.


Kini, RH diamankan di Polres Lombok Utara, diancam sanksi berat sesuai dengan UU Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 76D dan Pasal 81 Ayat (1), dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama