Tak Ada Info Rekrutmen, Tiba-Tiba 450 Relawan Marshal MotoGP Mandalika Dilatih

DAFTAR Isi : Tampilkan

Para relawan Petugas Marshal Yang Sedang Pelatihan
Para Relawan Petugas Marshal Yang Sedang Pelatihan

Hadapi Moto GP, Ratusan Pemuda pemudi asal Lombok Tengah dan NTB umumnya Dilatih pendidikan Marshal. Jumlah peserta pelatihan tidak tanggung tanggung. 450 orang yang sebagian besar kelompok pemuda (laki laki) dididik untuk memahami tugas dan fungsi Marshal.


“Setelah pelatihan ini akan ada lagi pelatihan lanjutan namun nanti setelah sirkuit jadi” kata Dyan Dilato Head Operation Sporting Mandalika International Street Circuit.


Dikutip dari Tatra Post, Proses rekrutmen ratusan tenaga atau petugas Marshal untuk kebutuhan event MotoGP di Sirkuit Mandalika menuai protes karena terkesan sangat tertutup oleh masyarakat Kecamatan Pujut. Bukan karena banyaknya, sejumlah kalangan menduga bahwa proses rekrutmen tenaga pembantu yang bekerja di dalam sirkuit yang bertanggung jawab atas keselamatan para pesaing balap motor tersebut, dilakukan sepihak. Dan tidak transparan serta tidak pernah disosialisasikan sebelumnya. Padahal pihak ITDC dan Pemda sebelumnya berjanji bakal terbuka dalam merekrut tenaga kerja di Sirkuit MotoGP Mandalika.


Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika adalah hajat hidup orang banyak. Semua aspek pembangunan di dalamnya mestinya harus menjadi peluang kerja bagi masyarakat luas yang memiliki kemampuan terutama masyarakat yang ada di Kecamatan Pujut. Selain itu, pemerintah juga harus berdiri di atas kepentingan masyarakat bersama perusahaan pengelola. Dan mereka seharusnya mampu mengatur banyak hal. Terutama perihal rekrutmen pekerja di dalamnya seperti petugas Marshal itu. Semua kesempatan kerja dan proses rekrutmen calon petugas Marshal, haram hukumnya di kondisikan secara diam-diam dan sembunyi, karena itu diduga kuat penuh dengan KKN, ungkap  Anom.


Para petugas Marshal sebagian besar adalah pekerja sukarela yang bertanggung jawab atas keselamatan para pesaing balap motor . Mereka ditempatkan di berbagai titik bahaya di sekitar trek balap untuk membantu mereka jika terjadi tabrakan, kecelakaan, atau masalah trek. Marshals juga dikenal sebagai pekerja lapangan , pekerja sudut , kru sudut , marsekal belok , marsekal sudut , pekerja keselamatan lintasan , atau (dalam reli ) marsekal. 


Untuk menjadi marshall terutama sekali harus smart dan lincah karena seorang marshall terutama flag marshall bisa memeggang sampai 8 bendera dengan warna yang berbeda “jadi dia harus terus memperhatikan jalannya race terutama di dalam areanya” ungkap Dyan.


Menurut Dyan yang dilatih sekarang ini sebanyak 450 orang dengan sistim gelombang agar tidak terjadi kerumunan. Jarak satu peserta dengan yang lain juga diatur.


Di sirkuit Mandalika nanti pihaknya membutuhkan tenaga 340 orang namun yang daftar 500 sehingga akan ada yang gugur. “Kita punya sekitar 17 pos dan satu pos itu 10 orang Marshal” ungkapnya.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama