6 Model Baju Batik Wanita Kantoran agar Tidak Monoton


Menggunakan kain batik sudah menjadi keharusan di beberapa perkantoran. Tak jarang, beberapa karyawati mencari inspirasi model baju batik wanita kantoran agar penampilan tidak monoton. Ketika memilih baju batik yang akan digunakan, karyawati bisa melihat bahan dan corak batik yang ada pada baju yang ingin digunakan.


Macam-macam Model Baju Batik

Bahan model baju batik wanita kantoran sebaiknya diperhatikan ketika memilih pakaian.  Beberapa bahan yang diutamakan adalah kain yang menyerap keringat dan mendukung padatnya aktivitas pekerjaan. Meskipun terdapat kantor yang menggunakan AC sentral sebagai pengatur suhu, ada saatnya pekerja berada di tempat yang panas.


Untuk mendukung aktivitas yang mengeluarkan keringat yang berlebih, sebaiknya pekerja memakai bahan katun yang menyerap peluhnya. Apabila aktivitas masih dalam ruangan ber-AC, karyawati bisa mengenakan bahan satin yang mendukung formalitas pekerjaan. Dengan kain yang tepat, pakaian akan semakin nyaman saat digunakan. 


Selain bahan yang nyaman, tentu saja model baju batik karyawati disarankan sesuai dengan postur badan pekerja yang memakainya. Blus yang dikenakan sebaiknya tidak ketat, tidak tipis, tidak menerawang, dan menutupi kekurangan yang ada pada badan. Ukuran dan model dress disesuaikan pada formalitas pekerjaan. Berikut pilihan model baju Batik Untuk Wanita yang dapat digunakan, antara lain.


Model Baju Batik Wanita Kantoran
6 Model Baju Batik Wanita Kantoran agar Tidak Monoton


Model Baju Batik Wanita Kantoran agar Tidak Monoton

1. Dress Batik

Ketika menggunakan dress batik, pekerja mampu menyeleksi corak yang sesuai pada pekerjaannya. Corak bunga atau parang rusak bisa dikenakan menjadi pilihan. Dress yang panjangnya selutut dapat dipadu padankan dengan bawahan legging atau celana, sehingga tampilan lebih cantik.


2. Blazer Batik

Batik juga dapat diaplikasikan pada blazer yang sesuai. Blazer dengan corak sederhana akan tampak anggun ketika dipadukan dengan kemeja dan rok yang tanpa corak. Pekerja juga bisa menambahkan aksesoris kalung di bagian leher.


3. Blus Batik

Blus batik juga cocok digunakan ketika bekerja. Pilihlah ukuran yang sesuai hingga tidak menampilkan kekurangan pada tubuh pekerja. Blus batik bisa menggunakan corak batik yang sederhana seperti bunga atau ombre.


4. Model Kimono

Model kimono batik juga bisa mendukung formalitas pekerjaan. Pemilihan corak model kimono batik yang dikenakan bisa berupa hiasan sederhana yang mempunyai warna senada pada pakaian yang dikenakan. Kimono batik ditambah sabuk dapat menambah kepercayaan diri penggunanya.


5. Blus Batik Asimetris

Pemilihan tampilan ini memadukan sisi polos dan corak batik secara horizontal yang asimetris. Pengguna bisa menggunakan warna abu atau hitam sebagai pilihan yang serasi. Tampilannya yang stylish setara dipadukan dengan sepatu hak tinggi. Seorang atasan, akan sangat pas menggunakan tampilan pakaian ini.


6. Kulot Batik

Penggunaan bawahan batik berupa kulot juga bisa menampilkan pekerjaan yang resmi. Dengan atasan blazer polos, kulot batik bisa menjadi aksen yang menarik bagi pemakainya. Kesan elegan juga bisa didapatkan dengan menambah penggunaan sepatu hak tinggi. Penjelasan tentang ide pakaian batik karyawati dinas tersebut menambah kekayaan penggunaan batik di lingkungan formal pekerjaan. 


Menghindari rasa membosankan, corak dan tampilan busana batik terus berinovasi dan semakin ramah digunakan dalam situasi yang mendukung aktivitas pengguna. Pemakaian kain batik dapat disederhanakan dalam bentuk baju, celana kulot, dan blazer yang elegan.


Dengan demikian, pekerja bisa memilih model baju batik wanita kantoran yang sepatutnya digunakan pada pekerjaan yang formal. Melalui pakaian yang mendukung pekerjaan, pengguna bisa menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan kerja. Dengan begitu, pekerja bisa fokus pada pekerjaan tanpa mengkhawatirkan penampilan.

0/Leave a Reply

Lebih baru Lebih lama